AR Terbaru dari Google Bernama Glass Enterprise 2

google glass enterprise edition 2

Google telah merilis perangkat AR terbaru mereka yang diberi nama Glass Enterprise Edition 2. Perangkat ini merupakan perangkat kacamata pintar, dan merupakan penerus dari Google Glass yang dirilis sekitar 6 tahun lalu.

Sesuai dengan namanya, perangkat AR ini tidak dijual untuk konsumen pada umumnya, melainkan hanya untuk dokter dan juga perusahaan yang memiliki pekerja industri.

Baca Juga : Sestyc, Sosial Media Buatan Anak Bangsa

Sayangnya, Kehadirannya membuat sebagian orang cemas terhadap privasi serta bisa membuka celah keamanan. Perangkat ini dapat melakukan perekaman, dan orang khawatir gerak-geriknya dipantau tanpa sepengetahuan mereka.

Hingga Kini, sebagian negara juga melarang pemakaian Glass saat berkendara karena berdampak buruk pada konsentrasi dan meningkatkan resiko keselamatan – baik bagi diri pengguna maupun orang lain.

Glass Enterprise Edition 2 dilengkapi dengan prosesor tipe baru, kamera yang disempurnakan, konektivitas USB Tipe-C untuk pengisian daya lebih cepat serta aneka peningkatan baru lain.

Chipset tersebut diklaim juga dapat meningkatkan performa ketika menjalankan tugas yang berkaitan dengan computer vision dan machine learning. Selain itu, perangkat ini juga telah disokong dengan RAM 3GB LPDDR4 dan ruang penyimpanan 32GB yang menggunakan eMMC Flash.

google glass enterprise 2
google glass enterprise 2

Dengan menggunakan Google Glass baru ini, pengguna akan disediakan tampilan optik sebesar 640 x 360 piksel. Dilansir dari Gizmodo, Google mengatakan bahwa pekerja yang menggunakan Glass Enterprise Edition 2 dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Baca Juga : Minecraft Earth Game AR Buatan Microsoft

Hal itu disebabkan karena layar optik pada kacamata pintar dapat menampilkan instruksi langsung kepada pengguna sehingga memudahkan pekerjaan. Bahkan, perangkat juga dapat digunakan untuk melakukan live streaming sehingga orang lain dapat memandu pengguna melalui monitor.

Modifikasi lebih banyak bisa ditemukan di dalam. Platform Qualcomm Snapdragon XR1 dipilih sebagai basis dari Glass Enterprise Edition 2. Di sana tersimpan CPU multi-core yang lebih cepat serta engine kecerdasan buatan. Kombinasi dari semua itu memastikan perangkat mengonsumsi daya lebih hemat, bekerja dengan performa lebih tinggi, serta menyimpan kemampuan machine learning yang lebih pintar.

Jaringan yang disediakan termasuk Wi-Fi 802.11ac dan Bluetooth 5, yang dapat mengirimkan audio bersama dengan speaker mono serta audio USB.

wearing glass
wearing glass

Produsen juga memperbarui mutu dan kinerja kamera yang tetap dititikberatkan pada kapabilitas streaming video lewat perspektif orang pertama dan fitur kolaborasi.

Selain itu, Google menambahkan port USB type-C yang mendukung fungsi fast charging serta tak lupa meningkatkan daya tahan baterainya.

Glass Enterprise Edition 2 akan dibanderol dengan harga 999 dolar AS atau Rp 14,5 juta. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *