Google Currents Layanan Pengganti Google+

logo currents

Google memutuskan untuk mematikan layanan media sosial Google+ pada awal april lalu. Pasca turunnya popularitas serta tak mampu bersaing dengan media sosial lain yang terus tunjukkan perkembangan bagus.

Namun hal tersebut tak menghentikan perusahaan situs mesin pencarian terbesar dunia tersebut untuk kembali mencoba pertuntungannya di ranah media sosial dengan menciptakan layanan baru.

Pada acara Google Cloud Next ’19 di San Fransisco hari Kamis (11/4) ini, pihak Google memperkenalkan sebuah layanan aplikasi yang bernama Currents. Aplikasi tersebut merupakan hasil rebranding dari G+.

Namun perbedaannya, aplikasi Currents diperuntukkan bagi para pengguna korporasi. Ruang lingkup yang tersedia pada aplikasi Currents pun terbatas hanya di dalam lingkungan perusahaan yang menjadi tempat aplikasi ini digunakan.

Currents sendiri sejatinya bukanlah nama baru yang diusung oleh Google. Aplikasi bernama Currents ini juga sebelumnya pernah meluncur pada tahun 2011 lalu yang kemudian berganti nama menjadi Google News saat ini.

Selain itu,  aplikasi Currents menjadi bagian dalam aplikasi G Suite dan menjadi salah satu dari rangkaian aplikasi berbasis web versi berbayar milik Google.

Baca Juga : Go-Pay Kini Tersedia Untuk Pembayaran di PlayStore

“Dengan menggunakan Currents, para karyawan dapat dengan mudah melihat diskusi yang sedang menjadi tren di dalam organisasi mereka, dan mereka dapat mengikuti topik-topik yang menarik. Currents mulai tersedia dalam versi beta hari ini,” tulis Google dalam halaman resminya seperti dikutip The Verge.

tampilan google currents
tampilan google currents

Dalam aplikasi Currents, pengguna bisa melihat apa yang terjadi dan berdiskusi dalam linimasanya. Hampir sama dengan yang ditampilkan Google+, pengguna juga bisa menandai pos mereka serta mengunggah gambar di dalam pos mereka.

Ditambah dengan kemampuan untuk mengunggah dokumen serta lampiran membuat Currents sedikit lebih berbeda dengan G+.

Aplikasi Currents adalah aplikasi diskusi yang dapat akan memudahkan pengguna untuk menandai postingan, melampirkan gambar dan catatan – catatan yang dapat dikomentari oleh orang lain.

Seperti media sosial pada umumnya, pengguna aplikasi Currents juga dapat melakukan “update status” yang berisi suatu ide-ide mereka untuk perusahaan. Dimana, pengguna lainnya dapat berkomentar pada status tersebut.

Dan dari situlah terjalin sebuah diskusi antara para karyawan dengan jalan yang informal tetapi masih dalam satu lingkup perusahaan.

Di aplikasi Currents terdiri atas dua tipe pengguna yaitu Admin dan End User. Pengguna yang menjadi Admin memiliki previlege lebih dari pengguna akhir yaitu bisa membentuk sebuah pos untuk sebuah diskusi dan membuat pos khusus untuk dibagikan kepada pengguna, baik pegawai atau anggota di seluruh lingkup tersebut.

Selain itu admin juga dapat memantau serta mengukur keterlibatan user dan mengetahui konten apa yang sesuai dengan apa yang diinginkan lingkupnya.

Baca Juga : Pengertian Tentang UI dan UX

Perusaahn ini juga mengatakan akan memperluas jangkauan layanan Cloudnya ke Seoul, Korea Selatan, dan Salt Lake City di AS.

Google Currents
Google Currents

Alasan hadirnya aplikasi ini adalah karena Google melihat bahwa sebuah perusahaan membutuhkan cara berkomunikasi baru yang lebih informal ketimbang e-mail.

Dengan hadirnya aplikasi Currents, percobaan perusahaan tersebut untuk kembali terjun ke wilayah media sosial masih terus berlanjut. Untuk saat ini,  aplikasi Currents masih dalam tahap pengembangan atau masih versi Beta.

Untuk melakukan registrasi melalui Administrator atau perwakilan dari perusahaan yang terdaftar di G Suite dapat meminta akses dengan mengirim email ke [email protected]

Nantinya, semua kiriman perusahaan, bukan pengguna reguler, di Google+ akan secara otomatis dipindahkan ke Currents.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *