Hongmeng, OS Buatan Huawei Pengganti Android

Os Hongmeng

Ketika Google menangguhkan sebagian kemitraannya dengan Huawei, karena  mengikuti perintah presiden AS, Donald Trump, hal ini memberikan dampak yang cukup besar bagi Huawei. Keputusan ini  tentunya akan mempengaruhi ketersediaan perangkat lunak Android untuk smartphone  Huawei  di masa yang akan datang. 

Namun yang mengejutkan adalah Huawei telah mengantisipasi hal ini sebelumnya. Diam-diam Huawei mengembangkan OS sendiri untuk menggantikan Android. Informasi terungkap setelah Huawei mendaftar merek Huawei HongMeng di China dan merek Ark di Uni Eropa.

Baca Juga : Peringatan untuk pengguna Windows 7

Kini OS tersebut sedang diujicobakan dan ditargetkan akan dirilis akhir tahun ini atau awal tahun depan. Dan HongMeng OS ini disebut-sebut akan menggantikan Android jika saja skenario perang dagang AS-Cina memburuk.

“Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global,” kata pihak Huawei.

Ide membuat OS sendiri ini ternyata digagas tujuh tahun lalu di sebuah vila yang menghadap ke sebuah danau di Shenzhen, China. Ketika itu, kelompok kecil eksekutif Huawei Technologies yang dipimpin oleh pendiri Ren Zhengfei mengadakan pertemuan tertutup yang berlangsung selama beberapa hari.

Ren Zhengfei
Ren Zhengfei

Di sana mereka bertukar pikiran tentang bagaimana Huawei harus menanggapi meningkatnya keberhasilan Google Android di seluruh dunia, OS yang mereka gunakan di ponsel Huawei. Mereka khawatir ketergantungan pada Android dapat membuat perusahaan rentan terhadap larangan AS di masa depan.

Harus diakui, nama HongMeng memang terkesan aneh dan kurang familiar di kuping internasional. Tak heran, Huawei dikabarkan tengah mencari beberapa nama, seperti Ark. Sayangnya, nama ini sudah dipatenkan untuk produk lainnya sehingga tidak bisa digunakan.

Sementara itu, HongMeng sendiri artinya “mimpi merah”, seperti karakter mistik. Jika dalam Bahasa Inggris berarti Red Dream.

Berbicara tentang OS garapannya sendiri, Richard Yu (Huawei) dalam sebuah wawancara dengan media lokal di China  pada bulan Maret lalu mengatakan, bahwa Huawei memang  telah menyiapkan sistem operasi mereka sendiri. 

Baca Juga : Shoelace Media Sosial Buatan Google

Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, maka Huawei akan siap menggunakan sistem operasi mereka sendiri. Itu rencana kami B, tapi tentu saja, Huawei lebih suka bekerja dengan ekosistem Google dan Microsoft.

OS ini pun dikabarkan akan berjalan diatas OS Android. Lantas, bagaimana Huawei masih dapat menggunakan OS Android, padahal Google mengatakan tidak akan memberikan pembaruan OS terhadap Huawei.

Hal ini dikarenakan Huawei masih dapat menggunakan lisensi Android Open Source Project (AOSP). Namun, ada sebuah masalah jika mereka hanya dapat lisensi tersebut. Mereka tidak akan mendapat akses ke Play Store dan Play Service.

huawei hongmeng
huawei hongmeng

Bahkan dikabarkan bahwa tes menunjukkan OS HongMeng 60% lebih cepat dari Android Google. Tentu tidak mudah mempercayai klaim ini.

Keberadaan OS Hongmeng dari Huawei sudah bukan rahasia lagi. Yang menarik, Huawei kabarnya juga sudah “memperkenalkan” keberadaan sistem operasi itu ke sejumlah negara lewat pengajuan merek dagang.

Muncul kabar lain, bahwa OS HongMeng akan digunakan di ponsel Mate 30 pada kuartal terakhir tahun ini. Global Times mengutip beberapa sumber industri yang mengisyaratkan bahwa OS baru kemungkinan dipakai Huawei P40, yang diperkirakan muncul kuartal pertama tahun 2020.

Dengan menggarap OS-nya sendiri  untuk menggantikan Android, tentu  ada tantangan seperti dukungan aplikasi dan  “upaya ekstra” untuk  meyakinkan khalayak luas, terutama di pasar di luar Cina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *